Top Up Flyx! menyediakan top up Diamond Mobile Legends murah, aman, dan legal. Proses otomatis 3 detik via QRIS, Bank, Dana, ShopeePay, GoPay, & e-wallet.

Hasil Royal Derby MPL ID S18 Week 8 Day 3: ONIC Kubur Mimpi RRQ ke Playoff Lewat Combo Mematikan!

Hasil Royal Derby MPL ID S18 Week 8 Day 3: ONIC Kubur Mimpi RRQ ke Playoff Lewat Combo Mematikan!

Pertarungan sengit memperebutkan tiket playoff MPL ID S18 Week 8 Day 3 menyajikan drama yang sangat menegangkan. Dalam laga bertajuk Royal Derby ini, ONIC sukses memulangkan RRQ Hoshi lewat eksekusi combo yang mematikan. Kemenangan dramatis dengan skor 2-1 ini menjadi napas penyambung asa bagi tim Landak Kuning, sekaligus menutup rapat peluang playoff untuk RRQ. Simak ulasan lengkap jalannya match berdarah ini!

Adu Draft Ketat di Game Penentu

Fase drafting pada game ketiga berlangsung sangat krusial, mengingat nasib kedua tim benar-benar dipertaruhkan. Dengan kondisi map Revealing Wisps yang membatasi strategi flanking, RRQ dan ONIC dituntut memutar otak ekstra keras saat fase banned dan pick. Sorotan drafting diwarnai dengan perdebatan sengit:

  • Perebutan hero team fight kuat: Nama-nama seperti Carmilla, Aulus, Cici, dan Masha jadi incaran utama.

  • Potensi pick agresif: Opsi menekan sejak awal menggunakan Nolan, Freya, serta Franco sang empunya suppress.

  • Tarik ulur hero pengganggu formasi: Perdebatan panas seputar pemilihan Phoveus, Aurora, hingga Alice.

Secara cerdik, ONIC langsung mengamankan Carmilla di fase awal untuk memperkuat pondasi Crowd Control (CC) mereka. Mengandalkan Alice di tangan Lutpi dan mobilitas tinggi Nolan dari Kairi, line-up ONIC siap mengunci dan mengobrak-abrik pergerakan lawan.

Dominasi Early Game Kairi dan Kawan-Kawan

Memasuki early hingga mid game, ONIC langsung tancap gas dengan tempo permainan super agresif. Tujuannya sangat jelas: mematikan ruang gerak Favian sebagai jungler lawan. Taktik ini terbukti jitu dan membuat Kairi melesat dengan cepat menyentuh level tujuh, serta mengamankan item penting seperti Glowing Wand dan Hunter Strike/Blade of the Heptaseas tanpa hambatan.

Dominasi objektif Turtle juga disapu bersih oleh tim Landak Kuning. RRQ sempat mencoba menahan gempuran dengan mengandalkan daya tahan Uranus (Joshua) dan high ground defense Cecilion (Hajirin). Sayangnya, rotasi mematikan dan damage beruntun dari Kelra serta Lutpi terus menyumbangkan poin eliminasi krusial bagi ONIC.

Petaka Late Game: Combo AoE Raksasa ONIC

Masuk ke late game, keunggulan ONIC semakin tak terbendung dengan selisih gold menyentuh angka lebih dari 10.000. Kunci kemenangan utama mereka terletak pada eksekusi combo yang brilian. Efek Curse of Blood dari Carmilla (Kiboy) yang dipadukan dengan Area of Effect (AoE) dari Real World Manipulation sukses meluluhlantakkan formasi RRQ.

Di sisi lain, Kairi yang telah mengantongi item Sky Piercer dengan leluasa bertindak sebagai algojo eksekusi. Meski RRQ sudah mengorbankan Arthur dan Joshua di garis depan untuk menahan gelombang minion, damage masif ONIC terlalu besar untuk dibendung. Bersama Lord, ONIC membongkar paksa base RRQ, memastikan gugurnya RRQ dan Geek Fam dari persaingan tiket playoff musim ini.

Motivasi Haru dan Fakta Kocak Pasca Pertandingan

Di balik kemenangan gemilang ini, terdapat fakta menarik dari ruang ganti ONIC. Dalam sesi wawancara, Lutpi mengungkapkan bahwa timnya didorong oleh pesan motivasi kuat dari Gilang (Sanz), yang meminta rekan-rekannya wajib mengamankan kemenangan di minggu kedelapan ini. Kehadiran Gilang sukses membakar semangat Kilua dan Kiboy—yang juga merasa bangga bisa menaklukkan mantan pelatihnya, Coach Adi. Kemenangan ini memompa rasa percaya diri ONIC menatap sisa laga kontra Dewa United dan Bigetron, sekaligus diiringi permohonan doa dari Kilua untuk kesembuhan Gilang.

Di meja caster, Kelra yang mengisi pos Gold Laner justru mengundang gelak tawa. Ia mengaku sempat pusing beradaptasi dengan meta saat ini yang memaksanya bermain sebagai Fighter atau Mage, bahkan sempat babak belur saat memaksakan diri menggunakan Kimmy. Dengan rendah hati, Kelra mengakui kemenangan ini murni karena "digendong" oleh rekan-rekannya, terutama Lutpi dan Kairi. Momen kocak terjadi saat Kairi meminta jatah kill demi memaksimalkan stack Sky Piercer-nya, yang langsung diiyakan pasrah oleh Kelra dengan sebutan "My Boss". Menutup wawancara, ia memuji Aran (Liquid) sebagai EXP Laner terbaik saat ini dan mengirimkan pesan hangat berbahasa Tagalog untuk para penggemarnya.

Laga krusial ini menjadi bukti nyata betapa mengerikannya ledakan burst damage ONIC di menit-menit penentu. Pertahanan high ground sekeras apa pun terbukti bisa tembus jika combo mematikan mereka berjalan mulus. Bagaimana pendapatmu tentang performa epic ONIC dan hancurnya harapan RRQ di laga ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar!

Lengkapi Kebutuhan Push Rank Kamu di Top Up Flyx! Biar main Mobile Legends kamu makin semangat dan mematikan seperti Kairi, pastikan skin dan hero favoritmu sudah terbuka semua! Kalau kamu lagi cari tempat top up Diamonds Mobile Legends yang harganya super hemat, prosesnya kilat, dan 100% aman, langsung saja mampir ke Top Up Flyx!. Ada banyak promo seru setiap harinya yang sayang banget kalau sampai terlewat. Top up sekarang dan amankan kemenanganmu di Land of Dawn!